Allez Paris Allez Paris
/home / internasional / Désiré Doué dan Bradley Barcola Buat...
INTERNASIONAL

Désiré Doué dan Bradley Barcola Buat Didier Deschamps Bingung

Désiré Doué dan Bradley Barcola saat membela tim nasional Prancis di Piala Dunia 2026

Désiré Doué dan Bradley Barcola saat membela tim nasional Prancis di Piala Dunia 2026

Teori tentang persaingan sehat sering kali dinilai rapuh. Namun hubungan Bradley Barcola dan Désiré Doué membuktikan sebaliknya. Tidak ada rivalitas beracun di antara mereka. Kedua pemain PSG ini adalah teman dekat dalam kehidupan sehari-hari. Mereka sering bersaing di klub maupun tim nasional. Sejak awal Piala Dunia 2026 mereka berbagi menit bermain. Bradley Barcola mencatatkan 268 menit sedangkan Désiré Doué bermain selama 245 menit.

"Kalian para jurnalis yang selalu membenturkan kami dalam persaingan. Bahkan saat saya baru tiba di Paris, narasi itu selalu ada. Padahal kami sangat suka bermain bersama. Ada banyak pertandingan saat kami bermain bersama. Kami saling memahami dengan sangat baik di lapangan dan juga di luar lapangan," kata Désiré Doué setelah mencetak gol ke gawang Norwegia saat Prancis menang 4-1.

Didier Deschamps memilih mantan pemain Rennes yaitu Désiré Doué sebagai starter pada laga pembuka melawan Senegal dan Norwegia. Namun Bradley Barcola tampil lebih memukau saat masuk sebagai pemain pengganti. Mantan pemain Lyon itu mencetak gol penentu dalam kemenangan 3-1. Bradley Barcola kemudian mendapat kepercayaan lebih. Dia menjadi starter dalam dua laga fase gugur melawan Swedia yang berakhir 3-0 dan Paraguay yang berakhir 1-0. Namun belum ada jaminan dia akan kembali menjadi starter saat melawan Maroko.

Désiré Doué berhasil mencuri perhatian saat melawan Paraguay. Pertandingan tersebut sempat berjalan buntu. Bradley Barcola berulang kali gagal menembus lini pertahanan Paraguay yang bermain dengan intensitas tinggi. Désiré Doué masuk membawa perubahan. Penyerang berusia 21 tahun itu melakukan aksi individu di area pertahanan Paraguay. Dia dijatuhkan oleh bek lawan dan membuahkan penalti krusial bagi Prancis.

Menurut Bradley Barcola setelah pertandingan, masuknya Désiré Doué memberikan dampak yang sangat besar. "Dia masuk dengan sangat baik. Dia membawa kualitas teknik ke dalam permainan. Berkat dia kami berhasil mendapatkan penalti itu. Saya sangat senang dan bangga kepadanya. Saya tahu saat dia menggantikan saya, dia akan menghidupkan permainan dan memberi energi baru. Dia melakukan tugasnya dengan sangat baik," ujar Bradley Barcola.

Masalah bagi Didier Deschamps terletak pada pemilihan pemain utama untuk sisa kompetisi. Kedua pemain ini justru tampil sangat bersinar saat masuk sebagai pengganti daripada saat bermain sejak menit awal. Didier Deschamps memiliki waktu beberapa hari untuk merumuskan taktik terbaik sebelum menghadapi Maroko. Pada laga nanti, Achraf Hakimi dipastikan akan menghadapi salah satu dari rekan setimnya di klub.

// TOPICS
#piala_dunia_2026 #prancis #désiré_doué #bradley_barcola #didier_deschamps #psg
Jurnalis Senior - Spesialis Sepak Bola Prancis & PSG

Gayanto Hidayat adalah jurnalis sepak bola senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun meliput perkembangan sepak bola Eropa, khususnya Ligue 1 dan Paris Saint-Germain. Keahliannya dalam menganalisis taktik, performa pemain, dan dinamika transfer menjadikannya rujukan utama bagi penggemar sepak bola Indonesia yang ingin mengikuti perjalanan Désiré Doué dan PSG. Telah meliput berbagai pertandingan penting seperti Ligue des Champions, Derby de France, dan wawancara eksklusif dengan para pemain.